5 Strategi Sukses Digital Marketing di Indonesia

[fa icon="calendar"] 14 Agustus 2019 / by Duma Ambika

Digital marketing telah menjadi jantung dari bisnis di pasar Indonesia. Namun, dalam digital landscape yang terus berubah, bisnis yang sukses dapat ditentukan oleh apa yang dilakukan pebisnis dalam aktivitas online marketing mereka.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Smart Insights menyebutkan bahwa 50% dari brand yang ada tidak memiliki strategi marketing, sedangkan 16% telah memiliki strategi namun belum mengintegrasikannya pada marketing campaign mereka.

Jika 2016 adalah tahun untuk mengadopsi praktik-praktik baru di dalam digital marketing, 2017 adalah tahun tumbuhnya kesempatan-kesempatan baru di marketing, terutama dalam bentuk digital. Para marketer sering memikirkan: strategi apa yang perlu dilakukan untuk berhasil di digital marketing Indonesia? Bagaimana saya memastikan strategi digital saya bekerja dengan baik?

Inilah 5 strategi digital marketing yang efektif di pasar Indonesia:

1. Rencanakan ke Depan dan Tentukan Tujuan Anda

Hal ini mungkin terdengar terlalu sederhana, namun sering kali diabaikan pada saat pelaksanaannya. Marketer sering tergoda untuk membuat campaign berdasarkan tren tertentu dengan harapan mendapatkan traction tanpa perencanaan yang matang. Terlepas dari ukuran campaign, marketer disarankan untuk merencanakan ke depan dan menentukan tujuan sebelum memulai aktivitas apapun.

Tanyakan kepada diri anda sendiri pertanyaan-pertanyaan ini: Apa tujuan utama yang ingin anda raih melalui aktivitas digital marketing anda? Audiens seperti apa yang menjadi sasaran anda? Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam aktivitas marketing ini?

Setelah anda menentukan tujuan digital marketing anda, tentukan KPI atau sasaran yang realistis untuk memastikan semua aktivitas yang dilakukan di ranah digital telah dipertimbangkan.

 

2. Personalisasi

Lebih dari 48% marketer senior mengetahui bahwa personalization program menghasilkan peningkatan tingkat respons, peningkatan penjualan, dan perbaikan profil brand.

Dengan aliran informasi yang besar di internet dan media sosial, brand-brand akan bersaing untuk merebut perhatian dari audiens online. Apa yang dapat menarik perhatian mereka adalah pesan-pesan yang terasa personal dan dapat memberikan karakter kepada brand.

Berbagai metode personalisasi dapat anda coba dari penyesuaian content anda, mengetahui kapan audiens anda online paling lama, hingga frekuensi pesan yang terkirim, pengguna yang sibuk dan orang – orang Indonesia umumnya menikmati teknologi melalui lebih dari satu gawai. Jadi, gunakan waktu anda untuk mengenal dan memahami perilaku audiens anda, kemudian rencanakan ke depan bagaimana anda dapat mencapai mereka secara efektif dan menjadikan mereka pelanggan anda.

 

3. Hyperlocalization

Dengan 130 bahasa dan dialek lokal dan populasi digital yang tidak lagi hanya berisikan kaum millennial, satu-satunya cara untuk menarik perhatian pada brand anda adalah dengan memiliki localized context dalam digital marketing campaign di Indonesia.

Lokalisasi penting dan relevan terutama pada content, SEO, dan media sosial. Sebuah eksperimen dilakukan oleh Nieman Lab di Harvard dan hasilnya menunjukkan bahwa geo-targeted post 6 kali lebih sukses dibandingkan dengan post yang dibagikan secara global. Di dalam industri e-commerce, 72,4% pelanggan global mengatakan bahwa mereka lebih memilih untuk menggunakan bahasa ibu ketika berbelanja online.

Apa artinya terhadap audiens Indonesia? Masyarakat Indonesia sangatlah setia terhadap brand dan menunjukkan loyalitas yang tinggi terhadap produk lokal, dan sebuah brand baru akan menarik perhatian ketika brand tersebut berperilaku lokal. Tidak heran jika brand-brand global yang memasuki pasar Indonesia paling tidak memiliki satu laman lokal pada media sosial mereka.

 

4. Testing dan Optimisasi

Ketika semua yang online telah diukur, seberapa banyak hal yang dapat dipelajari oleh sebuah brand dari masa lalu? Sebuah blog marketing terkemuka, CrazyEgg, menyebutkan bahwa 63% marketer melakukan optimisasi berdasarkan intuisi dan best practice. Meskipun telah banyak rekomendasi percobaan dan optimisasi untuk meningkatkan strategi digital marketing, nyatanya masih banyak yang tidak mengikuti rekomendasi-rekomendasi tersebut.

Karena sudah menjadi bawaan kultural untuk hidup dengan berbagai macam identitas, tidak ada satu template untuk sukses di dalam campaign digital marketing di Indonesia. Seluruh brand besar dapat menjadi seperti sekarang dikarenakan mereka terus menerus meluncurkan, melakukan testing dan pengukuran, atau dalam kata lainnya, melakukan optimisasi demi beradaptasi dengan masyarakat Indonesia yang dinamis. Tidak hanya lead generation dan lead nurturing, percobaan dan optimisasi muncul sedini peluncuran pesan brand awareness pertama. Ini menjelaskan mengapa metode marketing berbasis data dan A/B Testing semakin populer. Berdasarkan HubSpot, percobaan landing page dapat mendatangkan lead sebesar 40%.

 

5. Customer-to-customer Platform

Keterbukaan digital Indonesia ditandai dengan pertumbuhan jumlah komunitas digital dan ini dapat diidentifikasi dengan mudah melalui berkembangnya situs-situs komersial online, kanal-kanal media sosial yang aktif dan juga forum-forum internet. Berdasarkan survei oleh Search Engine Land, 88% dari pelanggan mempercayai review online layaknya mereka mempercayai rekomendasi personal.

Menyediakan ruang bagi pelanggan untuk memberikan ulasan dan rekomendasi online sangatlah penting untuk mendapatkan kepercayaan, jauh lebih tinggi dibandingkan yang disediakan oleh retailer. Baik dalam bentuk akun layanan pelanggan pada media sosial atau forum terbuka, costumer-to-customer platform memungkinkan brand untuk mendorong pelanggan untuk berinteraksi dan berkontribusi. Metode ini sangat efektif untuk mengubah pelanggan anda menjadi penganjur digital (digital advocates) bagi brand anda.

 

Dengan budaya dan masyarakat yang beragam, menjadi brand yang besar secara digital di Indonesia bukanlah hal yang sederhana. Mengenal audiens lebih jauh, membuat cerita-cerita yang personal, dan belajar dari campaign sebelumnya, adalah cara-cara bagi brand untuk memikat hati audiens online di tengah keramaian digital.

 

Leads Generation Strategy Part 1

Topics: Marketing Strategy, digital marketing

Duma Ambika

Written by Duma Ambika